Skip to main content

follow us

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli, Jenis, Ciri dan Struktur Puisi.


Pengertian Puisi Menurut Para Ahli, Jenis, Ciri dan Struktur Puisi. Pengertian Puisi Menurut Para Ahli, Jenis, Ciri dan Struktur Puisi.
Postingan Kali ini akan membahas beberapa hal tentang puisi. Pembahasan kali ini mungkin bisa jadi referensi bagi teman-teman yang akan menulis puisi baik bergaya klasik atau moderen. Baik puisi cinta maupun puisi berjenis lainnya. Oleh karena itu artikel kali ini berjudul Pengertian Puisi Menurut Para Ahli, Jenis, Ciri dan Struktur Puisi.

Tapi sebelum melangkah lebih lanjut, Mari ketahui lebih dahulu apa itu puisi, Para ahli memiliki pemahaman tersendiri dalam mengartikan apa itu puisi. Mari baca uraian berikut, Mohon di baca hingga selesai, Kaena kalau tidak dibaca dan dipahami dengan baik sulit untuk menyimpulkan apa itu puisi dan membuat puisi.

1. Herman Waluyo
Menurut Herman Waluyo puisi adalah karya sastra yang bersifat tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia.

2. Sumardi
Menurut Sumardi puisi adalah salah satu karya sastra dengan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan, serta diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata yang imajinatif.

3. James Reevas
Menurut James Reevas puisi adalah suatu ekspresi bahasa yang kaya dan penuh dengan daya pikat.

4. Thomas Carlye
Puisi merupakan ungkapan pikiran yang memiliki sifat musikal.

5. Pradopo
Puisi merupakan rekaman serta interpretasi pengalaman manusia yang sangat penting dan digubah dalam wujud yang berkesan.

6. Herbert Spencer
Puisi merupakan bentuk pengucapan gagasan yang memiliki sifat emosional dengan mempertimbangkan efek keindahan.

Nah Itulah pengertian puisi menurut para ahli. Menurut kamu manakah Pengertian Puisi menurut Para Ahli di atas yang mendekati pemahaman dan pemikiran Anda. Selanjutnya mari lanjutkan pembahasan dengan apa itu Jenis-jenis Puisi.

Jenis-Jenis Puisi
Berdasarkan waktu, Puisi dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

1. Puisi lama, dan

2. Puisi baru

Pengertian Puisi Lama
Puisi lama merupakan puisi yang masih terikat oleh aturan-aturan. Aturan puisi lama seperti jumlah kata yang terdapat dalam 1 baris, jumlah baris yang terdapat dalam 1 bait, persajakan atau rima, banyak suku kata pada tiap baris, dan irama.

Berdasarkan catatan histori dan sejarah Puisi lama dapat dibagi menjadi beberapa jenis, di antaranya;

1. Mantra merupakan sebuah ucapan-ucapan yang masih dianggap memiliki sebuah kekuatan gaib

2. Pantun merupakan salah satu puisi lama yang mempunyai ciri bersajak a-b-a-b, tiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata, 2 baris pada awal pantun disebut sampiran, 2 baris berikutnya disebut sebagai isi, tiap bait 4 baris.

3. Karmina merupakan salah satu jenis pantun yang kilat seperti sebuah pantun tetapi sangat pendek.

4. Seloka adalah pantun yang berkait.

5. Gurindam adalah puisi yang terdiri dari tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, dan biasanya berisi nasihat.

6. Syair merupakan puisi yang bersumber dari negara Arab dan dengan ciri pada tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, biasanya berisi nasihat atau sebuah cerita.

7. Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari bilangan genap seperti 6, 8, ataupun 10 baris.

Ciri-Ciri Puisi lama
Ketika membaca Puisi lama, Maka akan terlihat ciri-ciri puisi lama sebagai berikut :

1. Puisi lama bisanya berupa puisi rakyat dan tidak diketahui nama pengarangnya.

2. Puisi lama masih terikat oleh berbagai aturan-aturan seperti dari jumlah baris pada setiap baitnya, sajak serta jumlah suku kata pada setiap barisnya.

3. Disampaikan dari mulut ke mulut dan dapat disebut juga dengan sastra lisan.

4. Menggunakan majas atau gaya bahasa tetap dan klise.

5. Biasanya berisikan tentang kerajaan, fantastis, serta istanasentris.

Pengertian Puisi Baru
Puisi baru merupakan puisi yang sudah tidak terikat oleh aturan, berbeda dengan puisi lama. Puisi baru memiliki bentuk yang lebih bebas dibandingkan puisi lama baik dalam jumlah baris, suku kata, ataupun rima.

Jenis Puisi Baru
Berdasarkan bentuknya, Puisi Baru ini dapat dibagi menjadi, diantaranya:

1. Balada merupakan salah satu jenis puisi baru. Balada merupakan puisi tentang cerita. Balada terdiri dari 3 bait dan masing-masing dengan 8 larik serta dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b. Lalu skema rima berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c. Pada larik terakhir dalam bait pertama digunakan refren dalam bait-bait selajutnya.

2. Himne merupakan puisi yang digunakan sebagai pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau seorang pahlawan.

3. Ode adalah puisi sanjungan bagi orang yang telah berjasa. Nada serta gayanya sangat resmi, bernada sangat anggun, dan membahas sesuatu yang mulia, memiliki sifat yang menyanjung baik itu terhadap pribadi tertentu atau suatu peristiwa umum.

4. Epigram adalah puisi yang memiliki isi berupa tuntunan atau ajaran hidup.

5. Romansa adalah puisi yang berisi tentang luapan perasaan penyair tentang cinta kasih.

6. Elegi adalah puisi yang memiliki isi tentang kesedihan.

7. Satire adalah puisi yang berisi tentang sindiran atau suatu kritikan.

8. Distikon adalah suatu puisi yang tiap baitnya terdiri dari 2 baris (puisi 2 seuntai).

9. Terzinaa adalah puisi yang pada tiap baitnya terdiri dari 3 baris (puisi 3 seuntai).

10. Kuatrain adalah puisi yang pada tiap baitnya terdiri dari 4 baris (puisi 4 seuntai).

11. Kuint adalah puisi yang pada tiap baitnya terdiri dari 5 baris (puisi 5 seuntai).

12. Sektet adalah puisi yang pada tiap baitnya terdiri dari 6 baris (puisi 6 seuntai).

13. Septime, adalah puisi yang pada tiap baitnya terdiri dari 7 baris (puisi 7 seuntai).

14. Oktaf atau Stanza merupakan puisi yang pada tiap baitnya terdiri 8 baris (double kutrain atau dapat disebut juga dengan puisi 8 seuntai).

15. Soneta merupakan salah satu jenis puisi yang terdiri dari 14 baris yang terbagi menjadi 2, 2 bait pertama masing-masing terdiri dari 4 baris dan 2 bait kedua masing-masing 3 baris.

Ciri-Ciri Puisi Baru
Ciri-ciri puisi baru antara sebagai berikut yang bisa dilihat adalah :

1. Diketahui nama pengarangnya, berbeda dengan puisi lama yang tidak diketahui nama pengarangnya

2. Perkembangannya secara lisan serta tertulis.

3. Tidak terikat oleh berbagai aturan-aturan seperti rima, jumlah baris dan suku kata.

4. Menggunakan majas yang dinamis atau berubah-ubah.

5. Biasanya berisikan tentang kehidupan.

6. Biasanya lebih banyak memakai sajak pantun dan syair.

7. Memiliki bentuk yang lebih rapi dan simetris.

8. Memiliki rima akhir yang teratur.

9. Pada tiap-tiap barisnya berupa kesatuan sintaksis.

Struktur Puisi
Ada yang harus kita ketahui dari beberapa struktur Puisi, antara lain;

Struktur Fisik Puisi

1. Rima atau Irama adalah persamaan bunyi yang terdapat pada puisi, baik itu di awal, tengah, atau di akhir baris puisi.

2. Imaji merupakan suatu kata atau susunan kata-kata yang mampu untuk dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti perasaan, penglihatan, dan pendengaran.

3. Diksi yaitu pemilihan beberapa kata-kata yang dilakukan penyair dalam karya puisinya.

4. Kata konkret adalah kata yang dapat ditangkap dengan menggunakan indera yang dapat memungkinkan munculnya imaji.

5. Gaya bahasa adalah penggunaan bahasa yang dapat menghidupkan efek serta menimbulkan konotasi tertentu.

6. Tipografi adalah bentuk puisi seperti pada halaman yang tidak dipenuhi dengan kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris pada tiap puisi yang tidak selalu dimulai dengan menggunakan huruf kapital serta diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut menentukan dalam pemaknaan terhadap puisi.

Struktur Batin Puisi
1. Tema atau makna; media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah suatu hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus memiliki suatu makna baik itu tiap kata ataupun keseluruhan.

2. Rasa merupakan sikap penyair terhadap suatu pokok permasalahan yang ada dalam puisinya.

3. Nada atau tone adalah sikap penyair terhadap pembacanya serta nada berhubungan dengan tema dan rasa.

4. Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan dari penyair kepada pembaca puisi tersebut.

Itulah Pengertian Puisi Menurut Para Ahli, Jenis, Ciri dan Struktur Puisi. Apa sudah siap untuk menulis sebuah karya berbentuk puisi yang keren? Jangan tunda untuk memulainya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar