Skip to main content

follow us

Fakta Mencengangkan Seputar Tan Malaka Tokoh Kontroversi Asal Minangkabau Yang Mendunia


Fakta Mencengangkan Seputar Tan Malaka Tokoh Kontroversi Asal Minangkabau Yang Mendunia

Tan Malaka, Meski dianggap tokoh Kontroversi karena menganut paham marxisme. Hingga saat ini tokoh asal Minangkabau satu ini masih jadi perbincangan. Namun perlu diketahui banyak fakta-fakta menarik dari Tan Malaka yang mengusik untuk dikulik. Tan Malaka Tokoh Kontroversi Asal Minangkabau diketahui memiliki fakta-fakta Yang Mengejutkan tentang dirinya. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Lahir

Tan Malaka, Lahir di Pandan Gadang, Suliki, Sumatera Barat, 2 Juni 1897, dengan nama Ibrahim Datuk Tan Malaka. Tingginya saat dewasa, 165 sentimeter. Lebih pendek dari Soekarno (172 cm)

2. Bahasa

Tan Malaka ternyata diketahui menguasai 8 bahasa yakni Minang, Indonesia, Belanda, Rusia, Jerman, Mandarin dan Tagalog. Sesuatu prestasi keahlian yang mumpuni pada jamannya.

3. Penjara

Ibrahim Datuk Tan Malaka Tidak kurang 13 kali dipenjara. Masing-masing sekali di Filipina (1937) dan Hongkong (1932). Sedangkan di Tanah Air-nya, Indonesia Ibrahim Datuk Tan Malaka tercatat 11 kali dipenjara (1922 dan 1946-1948).

4. Nama Samaran

Ibrahim Datuk Tan Malaka memiliki sedikitnya 23 nama samaran. Nama-nama Samaran Ibrahim Datuk Tan Malaka yang diketahui Di antaranya adalah Elias Fuentes, Estahislau Rivera, Alisio Rivera (Filipina), Hasan Gozali (Singapura), Ossorio (Sanghai), Ong Song Lee (13 varian – Hongkong).

Ibrahim Datuk Tan Malaka diketahui juga menggunakan nama samaran Tan Ming Sion (Burma), Legas Hussein, Ramli Hussein, Ilyas Hussein (Indonesia), Cheung Kun Tat, Howard Lee (China).

Ini dilakukan Tan Malaka karena selalu dikejar hendak ditangkap tentara Belanda, Inggris, Jepang dan AS.

5. Pelarian

Ibrahim Datuk Tan Malaka telah menjelajahi 11 negara sebagai tempat bersembunyi dari kejaran polisi rahasia Belanda, Amerika, Inggris dan Jepang. Di antaranya Singapura, Filipina, Belanda, Rusia. Total perjalanan diperkirakan mencapai 89 ribu km atau dua kali jarak yang ditempuh Che Guevara di Amerika Latin. Setara 2 kali keliling bumi.

6. Organisasi

Sedikitnya Tan Malaka pernah bergabung di 9 organisasi, baik di Indonesia maupun di luar negeri saat pelarian yakni:

– Anggota Serikat Islam (1921-1922)
– Wakil Ketua Serikat Buruh Pelikan (1921-1922)
– Ketua PKI (1921-1922)
– Wakil Komintern untuk Asia Timur (1924)
– Ketua Biro Buruh Lalulintas se-Pasifik (1924).
– Ketua Partai Republik Indonesia, Thailand (1927)
– Ketua Persatuan Perjuangan (1946)
– Mendirikan Partai Murba (1948)
– Pimpinan Gerilya Pembela Proklamasi (1948).

7. Buku

Ibrahim Datuk Tan Malaka termasuk pemikir dan penulis produktif. Tidak kurang 26 judul buku telah lahir sebagai buah pikirannya sepanjang riwayat hidupnya.

Di antaranya Parlemen atau Soviet (1922), SI Semarang dan Onderwijs (1921), Dasar Pendidikan (1921), Naar de Republiek Indonesia (1924), Massa Actie (1926), Manifesto Bangkok (1927), Madilog (1943) Manifesto Jakarta (1945), Rencana Ekonomi Berjuang (1945), Islam dalam Tinjauan Madilog (1948), Pandangan Hidup (1948), Gerpolek (1948) dan beberapa lainnya.

8. Pekerjaan

Ibrahim Datuk Tan Malaka rupanya pernah bekerja sebagai:
– Mandor kebun teh di Deli, Sumatera Utara (1919-1920)
– Guru sekolah rakyat di Semarang, Pekalongan, Bandung dan Yogyakarta (1920-1922)
– Penulis lepas di koran El Debate, Filipina (1924-1927)
– Kerani pada perusahaan impor, Singapura (1927)
– Guru di Foreign Language School, sekolah yang didirikan Oleh Ibrahim Datuk Tan Malaka, di Amoy, China (1936-1937)
– Guru bahasa Inggris dan matematika di Nanyang Chinese Normal School, Singapura (1934-1941)
– Juru tulis pertambangan batubara di Bayah (1941-1945)
– Tukang jahit di Kalibata (1942)

9. Hafidz

Siapa sangka, Ibrahim Datuk Tan Malaka yang dikenal sebagai tokoh komunis dan penganut Marxisme ini sejak muda telah hafal Al Quran (hafids).

10. Pelanjut Soekarno-Hatta

Ibrahim Datuk Tan Malaka adalah salah satu dari empat tokoh yang menerima testamen politik atau surat wasiat dari Soekarno pada September 1945 untuk melanjutkan memimpin Revolusi Indonesia manakala Soekarno dan Hatta ditangkap atau dibunuh.

11. Dibunuh

Ibrahim Datuk Tan Malaka dibunuh militer Indonesia saat berada di Selopanggung, Kediri, 21 Februari 1949.

12. Pahlawan Nasional

Soekarno menobatkan Tan Malaka sebagai Pahlawan Nasional pada 28 Maret 1963.

(Sumber: Disarikan dari buku Tan Malaka: Bapak Republik yang Dilupakan. Penerbit: TEMPO – KPG 2010)

Demikianlah Fakta Mencengangkan Seputar Tan Malaka Tokoh Kontroversi Asal Minangkabau Yang Mendunia. Ibrahim Datuk Tan Malaka meski dilupakan tapi akan tetap ada. Semoga artikel tentang Fakta Mencengangkan Seputar Tan Malaka Tokoh Kontroversi Asal Minangkabau Yang Mendunia dapat menjadi referensi ilmu bagi pembaca. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa share ya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar